Kegiatan Mingguan Santri
Ringkasan kegiatan mingguan yang dilaksanakan oleh santri Pondok Pesantren Bustanu `Usysyaqil Qur'an Gentan.
Tilawatil Qur’an
Seni baca Al-Qur’an merupakan suatu keindahan tersendiri yang juga perlu untuk dipelajari. Hal ini dirasa penting setelah mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah Makharijul Huruf dan Tajwidnya. Melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an secara indah akan juga menambah nilai kebaikan bagi pembacanya, serta memberikan kebaikan pula terhadap pendengarnya.
Santri Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an Gentan diberikan kesempatan belajar seni membaca tilawah Al-Qur’an langsung kepada Ustadz Muhtarom, juara Qori’ Nasional tahun 2020. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap Ahad malam dalam setiap minggu. Tilawatil Qur’an ini bukan hanya sekedar memperindah bacaan Al-Qur’an dengan irama, melainkan untu merenungi firman-firman Allah Swt., agar lebih mendalam dan mendapat keberkahan.
Pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW
Rutinan Pembacaan Maulid Nabi Saw., di Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an dilaksanakan setiap Kamis malam. Terdapat dua majelis sholawat, yaitu majelis santri putra dan majelis santri putri yang masing-masing dibersamai oleh keluarga ndalem. Kegiatan ini menjadi momentum menghadirkan hati dalam pertemuan rindu kepada junjungan dan tauladan ummat, beliau Nabi Muhammad Saw.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan konsep melatih para santri untuk fashih dalam membaca shirah nabi. Maulid yang dibaca secara bergilir yaitu, Maulid Simtudduror karya Al-Habib Ali bin Muhammad bin Husein Al-Habsyi, Maulid Ad-Diba’i karya Imam ad-Diba`i, Maulid Burdah Al-Madihi karya Imam Al-Bushiri dan Maulid Al-Barzanji karya Sayyid Ja’far bin Hasan bin Muhammad Al-Barzanji. Di dalam kegiatan ini terdapat juga seni hadrah al-Banjari dan olah vocal, sebagai salah satu ekstrakulikuler yang mendukung bakat santri.
Syawir (Musyawarah Kitab)
Musyawarah kitab yang diadakan khusus pada setiap Sabtu malam di Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an Gentan merupakan sebuah metode diskusi ilmiah yang berupa mengkaji dan memahami kitab-kitab Islam klasik secara mandiri bersama sekelompok teman santri. Adapun pilihan kitabnya tidak jauh dari kitab-kitab yang telah diajarkan di dalam kelas madrasah diniyah oleh asatidz, antara lain kitab yang membahas tentang ilmu fikih, akidah, tauhid, nahwu, shorof, balaghoh dan ilmu-ilmu keagamaan lainnya.
Tujuan daripada kegiatan syawir ini adalah untuk melatih dan mengelola nalar kritis santri dalam menyelesaikan suatu permasalahan atau kejanggalan dalam belajar, membangun budaya diskusi dan bermusyawarah, serta menghubungkan kajian kitab dengan praktik kehidupan sehari-hari. Kegiatan syawir meliputi membaca, menerjemahkan (murodi), memahami dan tanya jawab seputar kitab yang dikaji, bahkan mencari referensi dari kitab syarah atau kitab lain yang memiliki penjelasan lebih lengkap dan rinci. Selain itu, dalam kegiatan syawir juga dapat menjadi kesempatan santri untuk melengkapi kitab yang makna pegon dan tarkibnya masih kurang lengkap (nembel).
Pengajian Kitab Risalatul Mahidh
Kitab Risalatul Mahidh adalah kitab yang berisi risalah fikih khusus wanita yang membahas permasalahan kewanitaan secara mendalam. Kitab ini dikaji secara rutin di Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an setiap Kamis malam oleh Ustadz Muhammad Wafiruddin, alumni dari Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang. Pengajian kitab dilaksanakan dengan konsep Ustadz membacakan dan santri menuliskan makna pegonnya. Kemudian secara gamblang dijelaskan serta terdapat kesempatan bertanya seputar materi maupun masalah-masalah kewanitaan yang dialami oleh santri.
Pengajian Kitab Risalatul Mahidh sangat penting bagi santri. Baik santri putra maupun santri putri. Kitab yang di dalamnya membahas antara lain tentang darah haid (menstruasi), darah istihadhoh (penyakit), darah nifas (pasca melahirkan), hukum-hukum beserta permasalahannya. Walaupun hal ini hanya dialami oleh wanita, namun seorang laki-laki juga wajib belajar dan memahaminya. Maka, pengajian ini di Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an Gentan wajib diikuti oleh seluruh santri putra dan santri putri.
Giat Bersih
Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyqil Qur’an adalah pondok pesantren yang bersih dan nyaman. Setiap harinya para santri giat membersihkan lingkungan pondok. Baik dari kamar masing-masing, teras kamar, aula, halaman, dan lainnya. Pembiasaan hidup bersih menjadi salah satu tarbiyyah di Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyqil Qur’an. Sebagaimana mahfudzot mengungkapkan, bahwa ”annadhofatu minal iiman” yang menjadikan santri harus memiliki jiwa bersih dhohir dan bathin, baik untuk dirinya maupun lingkungannya.
Ro’an menjadi istilah yang tidak lagi asing bagi santri dalam menyebut kegiatan giat bersih. Hari Ahad pagi menjadi salah satu rutinan kegiatan ro’an akbar santri Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyqil Qur’an. Giat bersih yang dilaksanakan setiap seminggu sekali ini menjadi rutinan gotong royong santri dalam membersihkan lingkungan pondok yang lebih luas dari sehari-hari. Dalam kegiatan ro’an juga mengandung nilai-nilai social dan kebersamaan, serta sebagai bentuk kepedulian santri terhadap lingkungan sekitar